Hubungan Gaya Kepemimpinan Demokratis Kepala Ruangan terhadap Retensi di Rawat Inap Rumah Sakit

Authors

  • Nurmawati Nurmawati Universitas UMMI Bogor Author

DOI:

https://doi.org/10.65344/menu.v3i1.237

Keywords:

Gaya Kepemimpinan, Kepemimpinan Demokratis, Retensi Perawat, Kepala Ruangan, Rumah Sakit

Abstract

Latar belakang: Tingginya turnover perawat di rumah sakit dapat mengganggu aktivitas dan produktivitas pelayanan keperawatan serta menciptakan ketidakstabilan mutu pelayanan. Salah satu faktor yang disinyalir dapat meningkatkan retensi adalah perubahan gaya kepemimpinan. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah seluruh perawat rawat inap di RS Bogor pada Februari 2025 dengan total sampling sebanyak 65 responden. Data dianalisis secara univariat, bivariat, dan multivariat menggunakan regresi logistik berganda. Hasil: Sebagian besar responden menyatakan gaya kepemimpinan demokratis baik (75,4%) dan memiliki retensi baik (67,7%). Analisis bivariat menunjukkan hubungan signifikan antara gaya kepemimpinan demokratis dan retensi perawat (p=0,001; OR=8,580; 95% CI=2,422–30,399). Pada pemodelan akhir, gaya kepemimpinan memiliki OR 4,971 setelah dikontrol pendidikan dan status pernikahan. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara gaya kepemimpinan demokratis kepala ruangan dengan retensi perawat, dengan peluang retensi baik yang lebih besar setelah dikontrol oleh pendidikan dan status pernikahan. Kepala ruangan diharapkan menggunakan gaya kepemimpinan demokratis untuk mendorong perubahan perilaku positif dan kemajuan bersama.

References

Bass, B. M., & Avolio, B. J. (1993). Transformational leadership and organizational culture. PAQ, Spring, 2, 173.

Hastono, S. P. (2006). Analisis multivariat. FKM UI.

Lewin, K., Lippitt, R., & White, R. K. (1939). Patterns of aggressive behavior in experimentally created “social climates”. The Journal of Social Psychology, 10(2), 271–299.

Notoatmodjo, S. (2005). Metodologi penelitian kesehatan (Edisi revisi). Jakarta: PT Rineka Cipta.

Nursalam. (2008). Konsep dan penerapan metodologi penelitian ilmu keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.

Nursalam. (2016). Metodologi penelitian ilmu keperawatan: Pendekatan praktis (Edisi 4). Jakarta: Salemba Medika.

Ratnaningtyas, H., Handaru, A. W., & Eryanto, H. (2021). Leadership and work motivation on work productivity mediated work engagement: An introductory analysis. The International Journal of Social Sciences World, 3(1), 25–32.

Simamora, H. (2006). Manajemen sumber daya manusia. Yogyakarta: Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YKPN.

Sugiyono. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Bandung: PT Alfabeta.

Thomas, A. (2013). Teori keperawatan Dorothy E. Johnson. http://thomaz1945.blogspot.co.id/2013/11/teori-keperawatan-dorothy-e-johnson_28.html

Theoretical foundations of nursing. Dorothy Johnson: The behavioral system model. http://nursingtheories.weebly.com/dorothyjohnson.html

Published

2026-06-30

Issue

Section

Articles

How to Cite

Nurmawati Nurmawati. (2026). Hubungan Gaya Kepemimpinan Demokratis Kepala Ruangan terhadap Retensi di Rawat Inap Rumah Sakit. Medical Nurse Journal, 3(1), 30-34. https://doi.org/10.65344/menu.v3i1.237