Hubungan Pengetahuan dan Dukungan Keluarga dengan Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operasi Appendicitis Di RSU Bhakti Asih Kota Tangerang

Penulis

  • UPI PARIDA Universitas Bhakti Asih Tangerang Penulis
  • YUYUN SUNDARI Universitas Bhakti Asih Tangerang Penulis
  • DWI RETNO HANDAYANI Universitas Bhakti Asih Tangerang Penulis
  • YULIA SUSANTI Universitas Bhakti Asih Tangerang Penulis

DOI:

https://doi.org/10.65344/menu.v1i2.83

Kata Kunci:

Dukungan Keluarga, Kecemasan, Pengetahuan, Pre Operasi Appendicitis

Abstrak

Sari - Appendicitis   merupakan   salah   satu   kasus   tersering   dalam   bidang   bedah abdomen   yang menyebabkan peningkatan kecemasan pasien tentang penyakitnya pasca operasi.Tingkat kecemasan yang dialami oleh pasien pre operasi appendicitis karena kurangnya pengetahuan pasien terhadap tindakan operasi yang akan dilakukan. Persiapan operasi yang dapat dilakukan, di antaranya persiapan fisiologis, yaitu persiapan yang dilakukan mulai dari persiapan fisik, persiapan penunjang, pemeriksaan status anestesi, sampai informed consent. Untuk mengurangi  akibat  dari  tindakan  pembedahan  yaitu  cemas  maka  dibutuhkan  peran  dukungan keluarga. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Dan Dukungan Keluarga Dengan Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operasi Appendicitis Di RSU Bhakti Asih Kota Tangerang Tahun 2024 . Metode penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel penelitian 62 pasien dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen pengukuran kecemasan menggunakan kuesioner The Amsterdam Preoperative Anxiety and Information Scale (APAIS). Data dianalisis dengan menggunakan uji spearman  rho dan  disajikan dalam   bentuk   tabel   distribusi   frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan untuk variabel pengetahuan mayoritas dukungan keluarga tinggi (40%) dan variabel tingkat kecemasan dalam kategori tingkat kecemasan ringan (72,6%). Berdasarkan uji statistik menggunakan uji korelasi Rank Spearman didapatkan tingkat kemaknaan p-value =0,001 sehingga dapat disimpulkan terdapat hubungan antara pengetahuan dengan tingkat kecemasan pasien pre operasi appendicitis di RSU Bhakti Asih Kota Tangerang. Koefisien korelasi dalam penelitian ini memiliki nilai – 1,000 yang berarti nilai hubungan kedua variabel ini sangat kuat dan berhubungan berbanding terbalik. Kesimpulan, terdapat hubungan antara pengetahuan dengan tingkat kecemasan pasien pre operasi appendicitis di RSU Bhakti Asih Kota Tangerang. Oleh karena itu informasi pre operasi appendicitis penting diberikan kepada pasien dan melibatkan keluarga pasien untuk mengurangi kecemasan sebelum menjalani operasi.

Referensi

Akter, N., Akkadechanunt, T., Chontawan, R., & Klunklin, A. (2018). Factors predicting quality of work life among nurses in tertiary-level hospitals, Bangladesh. International Nursing Review, 65(2), 182–189. https://doi.org/10.1111/inr.12401

Brooks, B. A., & Anderson, M. A. (2005). Defining quality of nursing work life. Nursing Economics, 23(6), 319–326.

Eslamian, J., Akbarpoor, A. A., & Hoseini, S. A. (2015). Quality of work life and its association with workplace violence of the nurses in emergency departments. Iranian Journal of Nursing and Midwifery Research, 20(1), 56–62. Retrieved from http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/25709691%0Ahttp://www.pubmedcentral.nih.g ov/articlerender.fcgi?artid=PMC4325414

Kelbiso, L., Belay, A., & Woldie, M. (2017). Determinants of Quality of Work Life among Nurses Working in Hawassa Town Public Health Facilities, South Ethiopia: A Cross- Sectional Study. Nursing Research and Practice, 2017, 1–11. https://doi.org/10.1155/2017/5181676

Kowitlawkul, Y., Yap, S. F., Makabe, S., Chan, S., Takagai, J., Tam, W. W. S., & Nurumal, M. S. (2019). Investigating nurses’ quality of life and work-life balance statuses in Singapore. International Nursing Review, 66(1), 61–69. https://doi.org/10.1111/inr.12457

Mahmoudifar, Y., & Seyedamini, B. (2017). Investigating the relationship between musculoskeletal disorders and quality of work life in nursing staff. International Archives of Health Sciences, 4(4), 97. https://doi.org/10.4103/iahs.iahs_3_17

Motamed-Jahromi, M., Fereidouni, Z., & Dehghan, A. (2017). Effectiveness of Positive Thinking Training Program on Nurses’ Quality of Work Life through Smartphone Applications. International Scholarly Research Notices, 2017, 1–6. https://doi.org/10.1155/2017/4965816

Nowrouzi, B., Lightfoot, N., Carter, L., Lariviére, M., Rukholm, E., Schinke, R., & Belanger-Gardner, D. (2015). The relationship between quality of work life and location of cross-training among obstetric nurses in urban northeastern Ontario, Canada: A population-based cross sectional study. International Journal of Occupational Medicine and Environmental Health, 28(3), 571–586. https://doi.org/10.13075/ijomeh.1896.00443

Quality of Work Life, Nurses’ Intention to Leave the Profession, and Nurses Leaving the Profession: A One-Year Prospective Survey. Journal of Nursing Scholarship, 49(4), 438–444. https://doi.org/10.1111/jnu.12301

Suleiman, K., Hijazi, Z., Al Kalaldeh, M., & Abu Sharour, L. (2019). Quality of nursing work life and related factors among emergency nurses in Jordan. Journal of Occupational Health, 61(5), 398–406. https://doi.org/10.1002/1348-9585.12068

Suratno, K., Ariyanti, S., & Kadar, I. (2018). The Relationship between Transformational Leadership and Quality of Nursing Work Life in Hospital. International Journal of Caring Sciences, 11(3), 1416–1423.

www.internationaljournalofcaringsciences.org

Unduhan

Diterbitkan

2024-12-31

Cara Mengutip

PARIDA, U., SUNDARI, Y., HANDAYANI, D. R., & SUSANTI, Y. (2024). Hubungan Pengetahuan dan Dukungan Keluarga dengan Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operasi Appendicitis Di RSU Bhakti Asih Kota Tangerang. Medical Nurse Journal, 1(2), 73-83. https://doi.org/10.65344/menu.v1i2.83