Penerapan Metode Simple Queue untuk Manajemen Bandwidth dengan Router Mikrotik

Authors

  • Faizal Zuli Universitas Bhakti Asih Tangerang Author

DOI:

https://doi.org/10.65344/practic.v1i1.164

Keywords:

Manajemen bandwidth, metode simple queue, jaringan

Abstract

Manajemen bandwidth dengan metode simple queue adalah cara sederhana untuk mengatur dan membatasi kecepatan internet pada jaringan skala kecil hingga menengah, dengan cara mengatur batas upload dan download untuk setiap pengguna atau kelompok pengguna. Metode ini bekerja dengan menetapkan nilai maximum limit secara statis pada interface atau alamat IP tertentu, yang membatasi lalu lintas data baik secara upload maupun download untuk tujuan tersebut. Simple queue bekerja dengan menetapkan batas kecepatan (data rate) secara langsung untuk setiap pengguna atau jaringan berdasarkan alamat IP atau interface. Metode ini mengatur aliran paket data secara dua arah (bidirectional), yang mencakup lalu lintas upload dan download. Pengaturan simple queue bisa diprioritaskan di atas metode lain seperti queue tree jika keduanya digunakan bersamaan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa konfigurasi simple queue mampu membatasi dan mengalokasikan bandwidth sesuai kebutuhan masing-masing bagian, serta memberikan pemerataan kecepatan ketika beberapa klien terhubung secara bersamaan. Penggunaan VLAN juga terbukti meningkatkan efisiensi pengelolaan jaringan dengan mempermudah segmentasi dan pemetaan hak akses. Selain itu, mikrotik memungkinkan pemantauan interface secara real-time sehingga memudahkan proses administrasi jaringan. Kesimpulannya, implementasi metode simple queue pada Router Mikrotik efektif dalam mengoptimalkan kinerja jaringan dan menjaga stabilitas akses internet. Studi ini memberikan rekomendasi untuk dokumentasi konfigurasi dan peningkatan keamanan router guna mendukung keberlanjutan pengelolaan jaringan.

References

Andi, Towidjojo Rendra (2013). "Mikrotik Kung Fu (Kitab 1)", Jakarta: Jasakom.

Cisco. (2023). IP addressing and subnetting guide. https://www.cisco.com

Herlambang, M.L. & Catur, A (2008). Panduan Lengkap Menguasai Router Masa Depan Menggunakan Mikrotik Router OS, Andi, Yogyakarta.Sejarah Perkembangan VLANhttp://elib.unikom.ac.id/files/disk1/431/jbptunikompp-gdl-jafarsidik-21524-1-teknikk-v.pdfIp Static Dan Dinamic. http://andgaa.web.id/ip-address-statis-dan-dinamis/Topologi.

Ika, Arman. (2006). Mengenal dan Menggunakan Mikrotik Winbox Router Modem Berbasis PC (Windows dan Linux). Jakarta: DATAKOM Sofana.

Iwan. (2008). Membangun Jaringan Komputer. Bandung: Informatika.

Syafrizal, Melwin. (2005). Pengantar Jaringan Komputer. Jakarta: Satya

Zhang, L., Wei, J., & Li, Q. (2019). Bandwidth allocation fairness in enterprise networks. Journal of Network Systems, 14(2), 55–67.

Published

2025-11-30

Issue

Section

Articles

How to Cite

Penerapan Metode Simple Queue untuk Manajemen Bandwidth dengan Router Mikrotik. (2025). Practical Informatic and Technology Journal, 1(1), 30-37. https://doi.org/10.65344/practic.v1i1.164