Efektivitas Komunikasi dan Konseling Laktasi oleh Bidan Terhadap Keberhasilan Pemberian ASI Eksklusif: Kajian Literatur
DOI:
https://doi.org/10.65344/micare.v3i1.242Keywords:
ASI eksklusif, bidan, efikasi diri menyusui, komunikasi terapeutik, konseling laktasiAbstract
Pemberian Air Susu Ibu (ASI) secara eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan merupakan intervensi kesehatan masyarakat dengan bukti ilmiah kuat dalam menurunkan angka kesakitan dan kematian bayi, namun cakupannya di Indonesia masih berada di bawah target nasional sebesar 80%. Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023 mencatat cakupan ASI eksklusif pada bayi usia 0–5 bulan sebesar 68,6%, dengan disparitas antarprovinsi yang cukup lebar. Bidan, sebagai tenaga kesehatan yang paling sering berinteraksi dengan ibu sejak masa kehamilan hingga nifas, memiliki peran strategis melalui komunikasi terapeutik dan konseling laktasi. Kajian ini bertujuan menelaah secara naratif bukti ilmiah mengenai efektivitas komunikasi dan konseling yang dilakukan bidan terhadap keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Penelusuran literatur dilakukan pada basis data Google Scholar, PubMed, ScienceDirect, dan Garuda menggunakan kombinasi kata kunci “konseling ASI eksklusif”, “komunikasi terapeutik bidan”, dan “breastfeeding counseling” untuk publikasi rentang tahun 2015–2026. Hasil kajian menunjukkan bahwa konseling laktasi yang terstruktur, dengan pendekatan mendengarkan–mempelajari serta membangun percaya diri dan memberi dukungan sebagaimana dianjurkan WHO/UNICEF, secara konsisten meningkatkan pengetahuan, sikap, efikasi diri menyusui (breastfeeding self-efficacy), dan angka keberhasilan ASI eksklusif pada berbagai kelompok ibu, termasuk ibu hamil trimester III, ibu bekerja, ibu nifas remaja, dan calon pengantin. Komunikasi terapeutik yang efektif ditandai oleh keterampilan mendengarkan aktif, empati, penggunaan bahasa yang tidak menghakimi, serta pemberian informasi relevan secara bertahap. Pelaksanaan konseling di lapangan masih menghadapi hambatan berupa keterbatasan waktu pelayanan, minimnya pelatihan komunikasi-konseling bagi bidan, dan faktor sosial budaya. Kajian ini merekomendasikan penguatan kompetensi komunikasi dan konseling laktasi bidan melalui pendidikan berkelanjutan serta integrasi konseling terstruktur dalam standar pelayanan antenatal dan postnatal.
References
Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI. (2023). Hasil Utama Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/daftar-frequently-asked-question-seputar-hasil-utama-ski-2023/hasil-utama-ski-2023/
Candrawati, R. D., Amir, Y., & Misrawati. (2026). Efektifitas konseling menyusui terhadap pemberian ASI eksklusif: Literatur review. Jurnal Ners, 10(1), 2626–2637. https://doi.org/10.31004/jn.v10i1.52760
Dewi, R. (2015). Komunikasi terapeutik konselor laktasi terhadap klien relaktasi. Jurnal Kajian Komunikasi, 3(2), 192–211.
Dukungan bidan dalam meningkatkan breastfeeding self efficacy masa awal laktasi. Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Kemenkes Bandung.
Efektivitas konseling untuk meningkatkan ASI eksklusif pada ibu hamil di Tenggarong, Kutai Kartanegara. (2016). Berita Kedokteran Masyarakat, 32(4).
Faktor-faktor yang menghambat pemberian ASI eksklusif. Jurnal Kesehatan Masyarakat (JKS), Universitas Muhammadiyah Palu.
Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Satgas ASI. 10 langkah menuju keberhasilan menyusui. https://www.idai.or.id/artikel/klinik/asi/10-langkah-menuju-keberhasilan-menyusui
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Buku panduan konseling menyusui bagi tenaga kesehatan (modul pelatihan standar WHO/UNICEF/Kemenkes).
Konseling untuk mewujudkan rencana pemberian ASI eksklusif pada ibu bekerja dalam kehamilan trimester III. Forikes Journal.
Nandita, Mulyani, S. R., Syahidin, R., Paramarta, V., & Malik, R. (2025). Manajemen laktasi sebagai mediasi pengaruh breastfeeding self-efficacy dan dukungan keluarga implikasinya terhadap keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Jurnal Kecerdasan Buatan dan Bisnis Digital (RIGGS), 4(3), 6311–6318. https://doi.org/10.31004/riggs.v4i3.2928
Pemanfaatan konseling ASI eksklusif menggunakan media leaflet pada calon pengantin. Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat (PJPM), Poltekkes Kemenkes Palu.
Pengaruh konseling tentang Air Susu Ibu eksklusif terhadap pengetahuan dan sikap ibu hamil trimester III di Puskesmas Biromaru. Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIK), Poltekkes Kemenkes Palu.
Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.
Rekomendasi konseling menyusui WHO: Prinsip, bukti, dan implikasi klinis bagi dokter anak. (2025). Primaku.
Wati, D. R., Sumini, G. T., Suryani, L., & Sari, W. A. (2025). Pengaruh pemberian konseling ASI eksklusif terhadap efikasi diri ibu menyusui. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(2).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dwi Ghita, Nurhidaya Nurhidaya, Astri Yuliandini (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
This work is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 license.


